Bea Cukai Merauke Bersama TNI-Polri Tangkal Penyelundupan Ganja dan Rokok Ilegal
Di publish pada 02-02-2026 08:37:25
Bea Cukai Merauke Bersama TNI-Polri Tangkal Penyelundupan Ganja dan Rokok Ilegal
"Merauke, Oktober 2025 - Bea Cukai Merauke terus memperkuat pengawasan di Provinsi Papua Selatan melalui rangkaian patroli darat dan patroli laut. Pengawasan ini tidak hanya difokuskan pada peredaran Barang Kena Cukai (BKC) ilegal, tetapi juga terhadap aktivitas di wilayah perbatasan RI–PNG.
Dalam pelaksanaan patroli darat, Bea Cukai Merauke bersinergi dengan unsur TNI dan Polri yang bertugas di sepanjang perbatasan darat RI–PNG, termasuk wilayah perkotaan Merauke dan Boven Digoel.
Sinergi ini terbukti meningkatkan efektivitas pengawasan. Salah satu hasilnya adalah penindakan 415 gram ganja kering melalui kolaborasi dengan Satgas Pamtas TNI RI–PNG Yonif 126/KC dan Polres Boven Digoel di jalur perbatasan Boven Digoel.
Pada patroli laut di perairan Merauke, Bea Cukai bersama aparat penegak hukum lainnya melakukan pemeriksaan terhadap kapal-kapal yang beroperasi untuk memastikan kepatuhan terhadap ketentuan pelayaran. Pemeriksaan mencakup pengecekan dokumen, muatan, serta potensi pelanggaran yang dapat mengganggu keamanan dan kelancaran lalu lintas barang di perbatasan. Dalam kegiatan tersebut, petugas menemukan beberapa pelanggaran, antara lain rokok ilegal dan pelanggaran ketentuan pelayaran.
Seluruh pelanggaran di bidang kepabeanan dan cukai ditangani langsung oleh Bea Cukai Merauke. Sementara itu, pelanggaran di bidang lain seperti narkotika telah diserahkan kepada instansi berwenang untuk diproses sesuai ketentuan yang berlaku.
Melalui pengawasan yang konsisten dan sinergi antarlembaga, Bea Cukai Merauke berkomitmen menjaga perbatasan, melindungi masyarakat, dan mendukung perekonomian daerah melalui pelayanan dan pengawasan yang optimal.”
Isikan nama, email dan komentar Anda
Berita Terakhir
Berita Terkait
Highlight Kantor Kami
Apa yang kami miliki
Berikut ini daftar Sistem Aplikasi yang kami sediakan untuk layanan yang dapat diakses